Smart, creative, and inpirative

The Digital Revolution in Education: A New Era

Image
The Digital Revolution in Education: A New Era The advancement of the digital world has significantly influenced our lives, particularly in the field of education. Parents and teachers often face challenges in monitoring their children or students. Nevertheless, the digital revolution is an inevitable part of modern life. Therefore, the author discusses the most pressing issues related to this revolution, including its definition, impact, and the major transformations it brings about.     The integration of digital technologies into education has significantly reshaped how teaching and learning occur. With the emergence of the internet and advanced digital tools, students now have unprecedented access to information, allowing them to engage in self-guided learning from virtually any location at any time. This shift has helped break down traditional barriers like geography and scheduling, making education more inclusive and accessible to a broader audience (Kumar, 2023).  ...

Pendidikan Karakter


Penegrtian Karakter


Karakter berasal dari bahasa Yunani yang berarti “to mark” atau menandai dan memfokuskan bagaimana mengaplikasikan nilai kebaikan dalam bentuk tindakan atau tingkah laku.Karakter menurut Pusat Bahasa Depdiknas adalah “bawaan, hati, jiwa, kepribadian, budi pekerti, perilaku, personalitas, sifat, tabiat, temperamen, watak”. 

Adapun berkarakter adalah berkepribadian, berperilaku, bersifat, bertabiat, dan berwatak”. Individu yang berkarakter baik atau unggul adalah seseorang yang berusaha melakukan hal-hal yang terbaik terhadap Tuhan YME, dirinya, sesama, lingkungan, bangsa dan negara serta dunia internasional pada umumnya dengan mengoptimalkan potensi (pengetahuan) dirinya dan disertai dengan kesadaran, emosi dan motivasinya (perasaannya). Menurut Tadkiroatun Musfiroh (UNY, 2008), karakter mengacu kepada serangkaian sikap (attitudes), perilaku (behaviors), motivasi (motivations), dan keterampilan (skills). 

Pengertian Pendidikan karakter

Jadi pendidikan karakter menurut T. Ramli (2003) adalah pendidikan karakter memiliki esensi dan makna yang sama dengan pendidikan moral dan pendidikan akhlak. Elkind & Sweet (2004), :mengatakan “character education is the deliberate effort to help people understand, care about, and act upon core ethical values. When we think about the kind of character we want for our children, it is clear that we want them to be able to judge what is right, care deeply about what is right, and then do what they believe to be right, even in the face of pressure from without and temptation from within”.

Teori Pendidikan Karakter

Pendidikan karakter mempunyai berbagai teori, diataranya sebagaimana yang diungkapkan oleh  Hersh, et. al. (1980) yaitu ada enam teori yang banyak digunakan; yaitu pendekatan pengembangan rasional, pendekatan pertimbangan, pendekatan klarifikasi nilai, pendekatan pengembangan moral kognitif, dan pendekatan perilaku sosial. Berbeda dengan klasifikasi tersebut, Elias (1989) mengklasifikasikan berbagai teori yang berkembang menjadi tiga, yakni: pendekatan kognitif, pendekatan afektif, dan pendekatan perilaku. Klasifikasi didasarkan pada tiga unsur moralitas, yang biasa menjadi tumpuan kajian psikologi, yakni: perilaku, kognisi, dan afeksi.


Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

REVOLUSI DIGITAL BEBASIS AKHLAK

Can Gamification Be a Solution to Increase Students' Interest in Learning?

Mengapa Guru harus Menjadi Activator.